Selasa, 10 Maret 2026 oleh Khanifah, S.Pd.
Semarang, 10 Maret 2026 – Bulan Ramadhan 2026 menjadi momen spesial bagi siswa-siswi SMP Negeri 38 Semarang. Sekolah ini sukses menyelenggarakan Pesantren Kilat Ramadhan selama dua hari (9-10 Maret 2026), dengan pengisian kegiatan yang semakin bermakna berkat kehadiran relawan dari Jamaah Ansharu Syariah (atau Ansharu Syariah). Kolaborasi ini membuat program pendidikan agama di sekolah negeri terasa lebih segar, interaktif, dan penuh semangat dakwah!

Pesantren kilat ini diikuti ratusan siswa kelas 7 hingga 9 dengan antusiasme tinggi. Suasana kelas terasa kekinian: siswa duduk melingkar atau bersila di lantai, mengenakan baju muslim sopan, rapi, dan bersepatu (sesuai aturan ketat sekolah: dilarang kaos, baju ketat, atau celana jeans), sambil fokus mencatat dan mendengarkan materi dari para pemateri.
Kegiatan dibuka oleh Ibu Sri Hardiyati Wahyurini, S.Pd. selaku Kepala Sekolah dan dilanjutkan dengan Shalat Dhuha dan do'a bersama di lapangan sekolah pukul 07.30 WIB. Selanjutnya, sesi materi utama berlangsung dari pukul 08.10 hingga menjelang Dzuhur, dengan rotasi pemateri dan kelas yang terstruktur. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan semangat Ramadhan, di antaranya:
Para relawan Ansharu Syariah turut aktif mengisi sesi-sesi ini, membawa nuansa dakwah yang hangat dan mudah dicerna oleh generasi Z. Mereka menyampaikan materi dengan gaya kekinian, menggunakan proyektor untuk menampilkan ayat-ayat suci, hadits, dan penjelasan visual, sehingga siswa lebih mudah connect dan antusias bertanya.

Sesi pagi diakhiri istirahat pukul 09.40, lalu dilanjutkan sesi kedua hingga pukul 11.30 WIB, diikuti makan bersama (MBG), shalat Dzuhur, dan persiapan pulang. Siswa diwajibkan membawa buku dan alat tulis untuk mencatat, menjadikan kegiatan ini tidak hanya ceramah tapi juga pengalaman belajar aktif.
Khanifah, S.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi relawan Ansharu Syariah. "Kehadiran relawan dari Ansharu Syariah membuat Pesantren Kilat ini semakin hidup dan impactful. Mereka membantu menyampaikan nilai-nilai Islam dengan cara yang relatable bagi siswa remaja, sehingga upgrade akhlak dan kedekatan dengan Al-Qur'an benar-benar terasa level up! Ini bukti bahwa kolaborasi dengan komunitas dakwah bisa memperkaya pendidikan karakter di sekolah negeri," ujarnya.
Pesantren Kilat Ramadhan SMPN 38 Semarang ini menjadi contoh inspiratif bagaimana sekolah bisa menyemarakkan Ramadhan secara edukatif, disiplin, dan fun. Dengan dukungan relawan Ansharu Syariah, diharapkan siswa membawa pulang keberkahan yang berkelanjutan: menjadi generasi muda yang lebih bertakwa, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan era digital.
Semoga kegiatan serupa terus berlanjut dan semakin banyak kolaborasi positif untuk membentuk generasi berilmu dan beradab.
(Artikel ini disusun berdasarkan dokumentasi kegiatan, jadwal resmi, dan informasi kolaborasi dengan relawan Ansharu Syariah di Pesantren Kilat Ramadhan SMP Negeri 38 Semarang 2026.)