Selasa, 10 Maret 2026 Oleh : Khanifah,S.Pd.
Semarang, 10 Maret 2026 – Pelaksanaan Gladi Bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2026 resmi digelar mulai 9 hingga 12 Maret 2026 di berbagai lokasi, termasuk Lab Kom 1 sebagai ruang utama. Kegiatan ini merupakan simulasi penting bagi peserta untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian sebenarnya, dengan fokus pada materi literasi dan numerasi. Dibagi menjadi tiga gelombang, masing-masing terdiri dari hingga tiga sesi harian, gladi ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdaftar secara resmi.
Gelombang pertama dimulai pada Senin, 9 Maret 2026, dengan sesi pagi pukul 07.00-08.00 WIB, diikuti sesi kedua pukul 09.30-10.30 WIB, dan sesi ketiga pukul 10.45-11.45 WIB. Sesi-sesi ini berlanjut secara paralel pada Selasa, 10 Maret 2026. Setiap sesi di gelombang ini menampung sekitar 25 peserta.
Materi tes yang diujikan meliputi literasi untuk mengukur kemampuan membaca, menulis, dan memahami teks, serta numerasi untuk menilai keterampilan matematika dasar dan pemecahan masalah. "Gladi ini dirancang untuk memastikan peserta familiar dengan format tes komputerisasi, sehingga mereka bisa tampil optimal di ujian utama," ujar salah satu koordinator acara.
Meski secara keseluruhan berjalan lancar, pelaksanaan tidak lepas dari kendala teknis. Menurut Dedy Arsadi, S.Pd., teknisi TKA yang bertanggung jawab atas sistem, sering terjadi error akibat server down yang bersumber dari pusat. "Kami sering menghadapi masalah ini, di mana server pusat mengalami overload, menyebabkan gangguan akses bagi peserta. Namun, tim lokal sigap menanganinya agar tes tetap berlanjut," kata Dedy. Ia menambahkan bahwa di gelombang pertama, terdapat dua peserta yang tidak hadir, dan mereka diberi kesempatan susulan pada Rabu, 11 Maret 2026, untuk memastikan tidak ada yang tertinggal.
Daftar peserta yang dirilis menunjukkan keragaman nama dan asal, dengan total lebih dari 190 peserta terdaftar di seluruh gelombang. Semua sesi dilaksanakan di Lab Komputer, memanfaatkan fasilitas komputer untuk simulasi tes berbasis digital. Panitia menekankan pentingnya gladi ini sebagai bagian dari persiapan nasional, di mana peserta diharapkan memanfaatkannya untuk mengasah kemampuan akademik mereka.
Kegiatan ini diharapkan menjadi tolok ukur bagi penyelenggara untuk memperbaiki sistem sebelum tes utama. Dengan adanya susulan bagi yang absen, panitia memastikan inklusivitas bagi semua peserta. Para siswa dan orang tua diimbau untuk memantau pengumuman resmi guna menghindari informasi palsu. Gladi Bersih TKA 2026 ini menjadi langkah krusial menuju pendidikan berkualitas di Indonesia.